Emil Berang Disebut Pencitraan Soal GBLA, Andri : Semua Bobotoh Sedang Soroti GBLA

Oleh : Redaksi

Jurnalbandung.com – Gubernur Jabar Ridwan Kamil berang karena dianggap pencitraan saat dirinya mengomentari persoalan terbengkalainya stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kemarahan tersebut dia tumpahkan dalam sebuah komentar di instagram.
“Mereka yang selalu punya mindset politik politik dan politik jika tidak punya argumen kritik valid, pasti akan komentar segala sesuatu adalah ‘pencitraan’. Sungguh narasi yang membosaankan. Untuk GBLA, menjelang akhir jabatan Wali Kota, sudah disiapkan proses lelang yang dikelola persib agar terurus.
“Sekarang Kadispora ganti dan gagasan tampaknya tidak berkelanjutan . Sejatinya pemerintah itu adalah regulator bukan operator . Pemprov selalu terbuka dengan bentuk kerjasama apapun,” komentarnya.
Sementara itu, Pembina Gema Keadilan Andri Rusmana menilai komentar Ridwan Kamil di Instagram tidak menunjukan sebagai kepala Daerah. Seorang pemimpin daerah harus menerima ketika dikritik bukannya plintat-plintut.
“Kalau saya jadi Gubernur saya tidak akan sembarangan ngomong siap mengambil alih. Kalau tidak terima sebagai pencitraan berarti Gubernur Jabar ini tidak tau aturan pemerintahaan,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya mengapresiasi kinerja Wali Kota Bandung Oded M Daniel karena telah menyiapkan payung hukum untuk pengelolaan aset-aset pemkot.
“Lihat tuh mang Oded, beliau sudah kerja nyata dengan menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan aset-aset Pemkot oleh pihak ke 3,” katanya.
“Jangan ikut-ikutan saat rame, kemarin-kemarin diam saja. Kalau bukan sedang pencitraan lalu apa? semua mata bototoh menyoroti GBLA,” tegasnya.

Share This

Leave a Reply