Dorong Konsumsi Ikan, Inovasi Olahan Ikan Harus Dikembangkan

Oleh: Redaksi

netty heryawan
Foto net

Jurnal Bandung – Dewan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan, inovasi olahan ikan harus dikembangkan agar tingkat konsumsi ikan masyarakat Jabar meningkat.

Menurut Netty, proses pembangunan sangat bertumpu pada sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berdaya saing.  Namun, perlu diakui, masih ada permasalahan di masyarakat yang mengakibatkan rendahnya tingkat konsumsi ikan.

“Menurut data pada tahun 2014, konsumsi Ikan di Jawa Barat sebanyak 24 kg per kapita per tahun, sedangkan di tahun 2015 ini akan ditargetkan 27 kg per kapita per tahun,” ujar isteri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan itu saat menghadiri Safari GEMARIKAN di Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Rabu (27/5).

Netty menyebutkan alasan ekonomi menjadi kendalanya. Menurutnya, masyarakat masih ada yang beralasan lebih baik menjual ikannya daripada dikonsumsi.

“Masih adanya masyarakat yang daya belinya rendah, rendahnya pengetahuan dan informasi, serta minimnya keterampilan dalam mengolah ikan,” papar Netty.

Netty pun berharap, pihak-pihak terkait dapat berpikir keras untuk memberikan bimbingan terkait inovasi dalam mengolah ikan agar anggota keluarga pun tidak merasa bosan dengan sajian ikan.

“Dan yang terpenting yakinkan anak-anak dan masyarakat kita untuk menghilangkan mitos-mitos yang berkembang di masyarakat,” ucapnya.

Masih di tempat yang sama, Direktur Pemasaran Depdagri Muh Zain menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat agar konsumsi ikan di Jabar meningkat.

Menurutnya, dengan tingkat konsumsi ikan yang tinggi, maka akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia. Sebab, ikan merupakan salah satu sumber protein yang sangat baik.

Sementara itu, Ketua DWP Jabar Erti Wawan Ridwan menambahkan, safari GEMARIKAN ini merupakan program kerja sama antara DWP Jabar dengan Dirjen P2HP Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Leave a Reply