Disyanjak Tak Takut Lagi Hadapi Beking Pengemplang Pajak di Kota Bandung

Oleh: Redaksi

Foto net
Foto net

‪Jurnal Bandung – Penertiban pajak bagi para pelaku usaha yang kini gencar dilakukan Pemkot Bandung, dalam hal ini Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung dibantu aparat gabungan akan terus dilakukan hingga para pelaku usaha sadar untuk mendaftarkan usahanya.

Bahkan, segala rintangan pun akan dihadapi, termasuk menghadapi para beking pengemplang pajak yang selama ini telah membuat potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung menguap percuma.

Kepala Disyanjak Kota Bandung Priana Wirasaputra menyatakan, pihaknya tidak takut menghadapi beking-beking pengemplang pajak dalam penertiban wajib pajak bagi para pelaku usaha.

“Seperti temen-temen tahu, waktu itu siapa yang datang (oknum TNI) kami hadapi,” ucap Priana kepada Jurnal Bandung, Selasa (2/11).

Penertiban yang dilakukan pihaknya pun diklaim sudah menunjukan hasil yang cukup menggembirakan. Sejumlah lokasi usaha yang sudah ditertibkan, hampir seluruh pelakunya kini sudah mendaftarkan usahanya di Disyanjak Kota Bandung.

“Itu artinya mereka mulai sadar dan mau meregistrasikan pajaknya,” kata dia.‬

‪Namun, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta Disyanjak lebih mengintensifkan penertiban. Emil, sapaan akrabnya menilai, jumlah pelaku usaha yang sudah sadar masih sedikit.

‪”Saya minta penertiban seminggu 3 hari karena terlalu sedikit. Jadi dalam satu minggu bisa puluhan lokasi yang dikasih peringatan,” ungkap Emil.

‪Seperti diketahui, sejak 7 Oktober lalu, Pemkot Bandung melalui Disyanjak melakukan penindakan besar-besaran kepada para wajib pajak yang belum meregistasikan pajak usahanya.

Dalam kurun waktu satu bulan, sedikitnya sekitar 30 lokasi usaha sudah diberi peringatan. Emil juga mengklaim, selama sebulan lebih penertiban digelar, sekitar 1.000 pelaku usaha sudah mendaftarkan pajak usahanya.

‪”Dari jumlah itu, 300 meregistasikan pajaknya sebelum ada penindakan dan 700 sesudah ada penindakan,” sebutnya.‬

Leave a Reply