‘Disentil’ Ombudsman, Ridwan Kamil Ngaku Tidak Tahu Ada Aturan

Oleh : Redaksi

Jurnalbandung.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf karena ketidaktauannya mengenai tidak diperbolehkannya
memasuki ruang ujian saat Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS UN) Tahun Pelajaran 2018/2019.

Dia beralasan bahwa pihaknya ingin memastikan bawa kegiatan ujian berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun.

“Kehadiran saya disana ingin memberikan support dan motivasi pada peserta didik, yang sedang melaksanakan UN dan saya sebelumnya telah mendapat ijin untuk masuk dan melihat lebih dekat peserta ujian,” jelasnya di Bandung, Kamis (4/4/19).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta didik dan guru di SLB karena telah mengganggu pelaksanaan ujian.

Di sisi lain, Emil mengapresiasi Ombudsman Jawa Barat yang telah melakukan peran dan fungsinya dalam melakukan monitoring pelaksanaan UNBK di Jawa Barat.

Sebelumnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengunjungi dan memantau hingga ke ruang ujian saat kegiatan UNBK.

Hal tersebut ternyata menuai protes dari Ombudsman Jabar karena dianggap telah melanggar aturan.

Dalam Siaran Pers Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, Selasa 2 April 2019 yang menyatakan ajakan kepada semua pihak agar mematuhi pada aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah, khususnya terkait Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS UN) Tahun Pelajaran 2018/2019.

Pada salah satu poinnya menyebutkan untuk Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang dapat masuk ruang ujian hanya peserta ujian dan pengawas, begitupun untuk UNBK yang hanya dapat masuk ruang ujian hanya peserta ujian, pengawas, proktor, dan/atau teknisi.

Share This

Leave a Reply