Diprotes DPRD, Pemprov Jabar Siapkan Lahan Alternatif Gedung Kesenian

Oleh: Yuga Khalifatusalam

foto net
foto net


Jurnal Bandung – DPRD Jawa Barat menilai Pemprov Jabar ceroboh dalam menentukan lahan pembangunan gedung kesenian bertaraf internasional.

Anggota Komisi V DPRD Jabar Maman Abdurrachman menilai, Pemprov Jabar ceroboh dalam merealisasikan pembangunan gedung kesenian tersebut. Selain belum menyiapkan lahan pengganti, lahan BPPTK pun menurutnya kurang representatif jika dijadikan gedung kesenian bertaraf internasional.

“Harus dipikirkan pengembangannya jika nanti banyak pengunjungnya,” katanya kepada Jurnal Bandung di Gedung DPRD Jabar, Kamis (5/2).

Dikatakan Maman, lahan BPPTK yang sebelumnya akan disulap menjadi gedung kesenian tersebut menurutnya tidak akan bisa diperluas lagi.

“Ke depan ada ITENAS. Mau dibeli ITENAS-nya? Ke samping ada (universitas) Widyatama. Jadi harus dipikirkan perluasannya, lahan untuk parkirnya ada enggak,” ucapnya.

Meskipun begitu, pihaknya mempersilakan dan menyetujui pembangunan gedung kesenian tersebut.

“Kita pun menyetujui pengalihfungsian lahan BPPTK yang dibidik menjadi gedung kesenian tersebut. Asalkan, pemprov terlebih dahulu menyiapkan lahan pengganti untuk BPPTK,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Asisten Daerah IV Pemprov Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya akan segera mencari lahan pengganti untuk BPPTK. Dikatakan dia, pihaknya juga tengah menyiapkan lahan alternatif untuk lokasi pembangunan gedung kesenian tersebut.

“Kami sudah menyiapkan lahan 10 hektare, kini sedang dikaji. Tempatnya di Cisarua (KBB) dan dan Cihea (Kabupaten Cianjur),” sebutnya.

Dia juga menjamin, tidak akan ada aktivitas pengosongan BPPTK sebelum lahan pengganti tersedia.

Leave a Reply