Didakwa Kumulatif, Gubernur Riau Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor Bandung

Oleh: JB-02

Foto net
Foto net


Jurnal Bandung – Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun, 75, menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kelas 1 A Bandung, Rabu (11/2).

Annas tiba di Pengadilan Tipikor Bandung sekitar pukul 09.20 WIB. Politikus Partai Golkar itu tiba dengan menggunakan kendaraan khusus Tipikor.

Setibanya di pengadilan, Annas langsung menuju ruang tunggu
persidangan di lantai dua. Dengan mengenakan rompi khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) warna orange, Annas terlihat sehat.

Sidang perdana ini beragendakan pembacaan surat dakwaan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK. Pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Barita Lumban Gaol ini, juga hadir tim kuasa hukum Annas yang berjumlah delapan orang.

Salah satu Jaksa Tipikor mengatakan, semua dakwaan terhadap Annas terkait dengan indikasi penyalahgunaan kewenangan selaku Gubernur Riau untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Annas Maamun dikenakan dakwaan kumulatif. Dakwaan pertama terkait menerima uang sebesar Rp2 miliar dalam bentuk Dolar Amerika dari Gulat Manurung. Karena itu, terdakwa dikenakan pasal 12 b Undang-Undang Tipikor.

Dakwaan kedua terkait penerimaan uang sebesar Rp500 juta dari Edison melalui Gulat Manurung. Terdakwa pun dikenakan pasal
12a. Dakwaan terakhir terkait penerimaan uang sebesar Rp3 miliar.

Secara keseluruhan, terdakwa diduga telah menerima suap sebesar Rp5,5 miliar. Akibat perbuatannya, terdakwa pun diancam dengan hukuman 20 tahun penjara.

Setelah pembacaan dakwaan terhadap tersangka selesai, Hakim Ketua menanyakan kepada Annas apakah sudah paham dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Tipikor.

“Mengerti arti dan paham apa yang didakwakan jaksa?” tanya hakim.

Annas mengaku mengerti apa yang didakwakan jaksa.

“Dakwaan pertama mengerti. Dakwaan kedua kami tidak mengerti karena belum pernah dimintai keterangan,” ucap Annas.

Leave a Reply