Demi Suksesnya Pembangunan, Aher Ajak Masyarakat Kembali Kokohkan Ideologi Pancasila

Oleh: Redaksi

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda untuk kembali mengokohkan Pacasila agar persatuan dan kesatuan bangsa serta program kerja pembangunan nasional bisa tercapai.

Hal ini Aher ungkapkan seusai dirinya menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Jabar di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (3/10).

Aher, sapaan akrab Gubernur mengatakan, Pancasila perlu dikokohkan kembali. Menurutnya, apabila bangsa ini kokoh secara ideologi, maka hal tersebut akan berdampak pada proses pembangunan yang baik dan kemakmuran rakyat.

“Khususnya MPR sejak zaman Pak Taufik Kemas selalu dilakukan sosialisasi ke berbagai kalangan, termasuk kepada pelajar dan mahasiswa tentang empat pilar bangsa, yaitu Pancasila, UUD 1945, kemudian NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Aher seusai upacara.

“Ini sangat penting untuk mengokohkan kebangsaan kita, ideologi kita, sehingga kita akan menjadi bangsa yang kokok secara ideologi. Insya Allah kalau kita kokoh secara ideologi pasti kan kokoh juga persatuannya, kokoh juga program-program kerjanya, program nasional kita, sehingga dengan kekokohan ideologi tersebut ujungnya adalah hadir bangsa ini sebagai bangsa yang makmur, bangsa yang bersatu dan damai,” paparnya.

Aher melanjutkan, bangsa ini harus kembali kepada jati diri dan akar ideologinya, yaitu Pancasila. Sebab, menurut Aher, Pancasila sudah terbukti bisa mempersatukan kembali bangsa ini dari berbagai gangguan ataupun rongrongan usaha disintegrasi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, seperti Peristiwa Gerakan 30 September atau G-30S/PKI.

“Oleh karena itu, sebagai bangsa, kita harus mengokohkan dan mengikrarkan kembali bahwa kita sebagai bangsa akan menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara,” tegas Aher.

“Mari kita pelajari dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Karena nilai-nilai ini kokoh digali dari nilai luhur bangsa Indonesia. Mulai dari sila pertama, diawali dengan Ketuhanan atau Ketauhidan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan diakhiri dengan kemakmuran dan keadilan bagi masyarakat Indonesia seluruhnya,” ajak Aher.

Leave a Reply