Dalam Acara 444 Hari Menuju PON, Aher Beri Bocoran Kemeriahan Pembukaan PON

Oleh: Redaksi

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Ahmad Heryawan memberikan sedikit bocoran terkait kemeriahan yang akan digelar dalam upacara pembukaan (open ceremony) PON nanti.

Bocoran tersebut diungkapkan Aher, sapaan akrabnya dalam acara Hitung Mundur 444 Hari Menuju PON di Taman Raflesia Alun-alun Kabupaten Ciamis, Minggu (7/6). Menurut Aher, pembukaan PON akan digelar meriah dan dipersiapkan dengan matang. Salah satu yang jadi perhatian, Aher ingin pembukaan PON menggambarkan kehijauan.

“Yang akan kita siapkan dengan baik juga opening ceremony. Bisa menggambarkan budaya Jawa Barat, menggambarkan persatuan-kesatuan Indonesia, juga menggambarkan kehijauan, karena sekarang harus kampanye hijau juga untuk masa depan bumi dan generasi kita,” tutur Aher dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnal Bandung, Minggu (7/6).

Dalam kesempatan itu, Aher pun menyatakan, Pemprov Jabar akan terus berupaya agar pesta olahraga terbesar se-Indonesia tersebut diketahui seluruh masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, kata Aher, melalui PB PON XIX Jabar 2016, Pemprov Jabar pun menggelar acara Hitung Mundur 444 Hari Menuju PON.

Selain Aher, acara ini pun dihadiri Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Bupati Ciamis, jajaran pengurus KONI Jabar, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar, unsur Muspida Kabupaten Ciamis, perwakilan Bank BJB, serta ribuan masyarakat Ciamis.

Aher juga mengatakan, acara ini pun merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengingatkan seluruh masyarakat terkait Jabar sebagai tuan rumah PON mendatang.

“Kita hitung mundur hari ke-444, jadi kita mengingatkan kepada masyarakat bahwa 444 hari ke belakang di Jawa Barat akan diselenggarakan PON ke-19 tahun 2016 tahun depan,” kata Aher.

Selain itu, kata Aher, acara ini pun merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan PON, di samping persiapan seperti fasilitas atau venue olahraga. Aher pun menginginkan agar pembangunan dan perbaikan seluruh venue PON yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Jabar selesai tahun ini.

Aher menambahkan, dalam pelaksanaan PON, Jabar bertekad menjadi pelaksana PON terbaik dengan target empat kesuksesan atau Catur Sukses, yaitu sukses penyelanggaraan dengan menjadi penyelenggara PON terbaik, sukses prestasi melalui target juara umum PON, sukses perekonomian dengan melibatkan kreativitas masyarakat yang dapat berdampak pada ekonomi masyarakat, serta sukses administrasi dengan melibatkan keanggotaan BPK dalam susunan struktur organisasi PB PON.

Senada dengan Aher, Kepala Bidang Penyiaran dan Pelayanan Media (PPM) PB PON XIX/2016 Jabar Ateng Kusnandar mengungkapkan, melalui acara ini, pihaknya berharap pelaksanaan PON akan lebih meriah dan diketahui masyarakat secara nasional.

“Penyelenggaraan hitung mundur ini yang kesekian kalinya. Dengan harapan melalui hitung mundur ini PON nanti akan lebih meriah dan akan lebih diketahui dan dipahami oleh seluruh masyarakat Jawa Barat dan Indonesia karena PON ini event nasional,” ujar Ateng.

Ateng pun menambahkan, pihaknya akan terus menyelanggarakan acara hitung mundur dengan lokasi yang berbeda-beda di kabupaten/kota penyelenggaran PON, bahkan di luar Provinsi Jabar.

Seperti diketahui, PON XIX/2016 Jabar akan mempertandingkan 43 cabang olahraga yang diikuti 34 provinsi, 9-21 September 2016 mendatang. Pelaksanaan pertandingan akan digelar di lokasi venue yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Jabar yakni Kota Bandung, Bekasi, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Pangandaran, Cirebon, Subang, Sumedang, Purwakarta, Sukabumi, Bogor, Bekasi, dan Karawang.

Acara 444 Hari Menuju PON XIX/206 ini pun digelar bersamaan dengan peringatan Hari Jadi ke-373 Kabupaten Ciamis. Dalam acara ini digelar pula Jalan Sehat Ciamis 373 yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Deddy Mizwar dengan peserta sekitar 60.000 orang. Peserta tidak hanya warga Kabupaten Ciamis saja, namun ada juga yang berasal dari Banjar, Tasikmalaya, serta daerah lainnya.

Acara hitung mundur dan jalan sehat ini bertabur hadiah, dengan hadiah utama 2 tiket umroh, sepeda motor, sepeda gunung, serta doorprize berbagai peralatan elektronik. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan Senam Santri yang melibatkan 444 orang santri dan 44 jenis kolaborasi musik yang digelar secara terus menerus atau medley.

Leave a Reply