Cenderung Terbengkalai, Wilayah Perbatasan Butuh Perhatian Serius

Oleh: Redaksi
agung budi santoso
Jurnal Bandung – Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan jadi sorotan. Pasalnya, wilayah perbatasan umumnya belum dilirik serius oleh pemerintah daerah yang bertetangga.

Anggota Komisi V DPR Agung Budi Santoso mengatakan, kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan pun cenderung tertinggal dibandingkan di pusat kota. Bahkan, tidak sedikit pula yang terbengkalai.

Di wilayah perbatasan antara Cimahi dan Kota Bandung misalnya, kondisi infrastrukturnya cenderung tertinggal jika dibandingkan infrastruktur di wilayah pusat Kota Bandung dan Cimahi. Selain itu, wilayah itu pun tidak tertata apik dan terkesan semrawut.

Menurut dia, diperlukan perhatian serius dari pemerintah daerah yang bertetangga. Sehingga, pemerataan pembangunan bisa dirasakan langsung oleh warga, khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan.

Melihat kondisi tersebut, Agung yang mewakili warga Cimahi dan Kota Bandung di parlemen itu pun tidak tinggal diam. Terlebih, banyak aspirasi yang disampaikan warga di wilayah perbatasan yang memohon perhatian pemerintah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur.

Dengan menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-Pera), pihaknya mendorong pembangunan infrastruktur wilayah perbatasan melalui program Pengembangan Infrastruktur Ekonomi Antar Wilayah (Pisaw).

“Program ini akan dilaksanakan di 7 kecamatan yang berbatasan dengan Kota Bandung dan Cimahi,” sebut Agung kepada Jurnal Bandung seusai Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di kantor Kecamatan Cidadap, Sabtu (22/11).

Nantinya, lanjut Agung, program pembangunan infrastruktur wilayah perbatasan ini akan mengacu pada skala prioritas di tingkat kecamatan dan kelurahan yang diawali koordinasi antar camat di wilayah perbatasan.

“Kecamatan dan kelurahan akan menjalankan program ini, anggarannya sendiri disediakan oleh pemerintah pusat. Kewajiban kami mengawasi dan mengontrol agar program ini bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Leave a Reply