BJB Luncurkan Simpel, Aher: Menabung Harus Jadi Kebiasaan

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi langkah Bank BJB dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengaktivasi tabungan Simpel (Simpanan Pelajar).

Menurut Ineu, langkah yang dilakukan Bank BJB dan OJK ini bisa membuat anak-anak gemar menabung. Sebab, program yang diresmikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ini bisa memberikan edukasi dan inklusi keuangan kepada anak.

“Saya sangat mengapresiasi karena program ini cukup luar biasa. Dengan adanya program ini, ke depan bisa menumbuhkan budaya menabung sejak dini,” katanya kepada Jurnal Bandung saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (27/11).

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, betapa pentingnya anak-anak dididik untuk menabung sejak dini.

“Menabung harus jadi kebiasaan, bahkan kewajiban. Kita enggak pernah tahu apa yang terjadi ke depan,” katanya.

Gubernur yang akrab disapa Aher ini mengatakan, sebagai generasi penerus bangsa, pengelolaan keuangan negara di masa yang akan datang berada di tangan mereka.

“Nanti mereka yang akan mengelola keuangan. Uang migas, pertambangan. Jadi anak-anak harus disiapkan karena nanti mereka yang mengendalikan, mendistribusikan, dan mengelola uang,” paparnya.

Oleh karena itu, Aher meminta Bank BJB sebagai BUMD milik Pemprov Jabar terus mengembangkan produk Simpel yang baru diaktivasi ini.

Terlebih, jumlah siswa di Jabar yang sangat banyak juga akan ikut menentukan keberhasilan Simpel yang merupakan program pemerintah pusat ini.

“Kalau digabungkan, pelajar di Jabar jumlahnya 9 juta lebih. Simpel harus paling berhasil di Jabar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Aher menambahkan, keberhasilan dalam memasarkan Simpel ini pun akan membantu likuiditas Bank BJB. Sehingga, bukan tidak mungkin berbagai proyek infrastruktur strategis di Jabar bisa dibiayai melalui pinjaman BJB.

“Ada 2 juta siswa yang menabung di BJB, dikali rata-rata 1 juta (rupiah), maka akan ada 2 triliun (rupiah). Proyek seperti Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati) bisa beres dari BJB,” ucapnya.

Leave a Reply