Berkaca pada Tragedi Brexit, Dishub Siapkan Pengaturan Arus Lalin Jelang Pembukaan Tol Soroja

Oleh: Dadan Burhan AA

Jurnalbandung.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mempersiapan berbagai aspek guna mematangkan skenario menjelang dibukanya Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) yang ditargetkan April 2017 mendatang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalbandung.com, di antara persiapan yang akan dilakukan, yakni aspek pengaturan arus lalu lintas pasca pengoperasian jalan bebas hambatan yang akan menghubungkan kota dan kabupaten Bandung tersebut.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung Tedi Kusdiana mengatakan, jika tidak dipersiapkan matang, pihaknya khawatir arus lalu lintas di sekitaran tol bakal terkena imbasnya.

Kekhawatiran tersebut berkaca pada peristiwa di pintu keluar Tol Brebes Timur yang dikenal dengan tragedi Brebes Exit (Brexit) beberapa waktu lalu. Kemacetan panjang hingga 23 kilometer di tol tersebut menimbulkan belasan korban jiwa.

“Takutnya seperti itu. Makanya ini sudah dipersiapkan baik dengan Dinas PU Bina Marga, maupun dengan Dinas Pemukiman, Tata Ruang, dan Pertanahan. Itu untuk menindaklanjuti supaya nanti ketika on Tol Soroja semua (kendaraan) bisa masuk,” papar Tedi, Rabu (8/2).

Menurut Tedi, kekhawatiran pihaknya bukan tanpa sebab. Pasalnya, jalanan di Kabupaten Bandung kerap dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk datang ke objek wisata di kawasan Ciwidey dan sekitarnya.

“Seharusnya akses wisata dari Ciwidey ke objek-objek wisata harus diperbesar supaya tidak terjadi macet parah,” katanya.

Tedi menjelaskan, Dishub juga telah melayangkan surat berisi permintaan pengadaan fasilitas keselamatan lalu lintas di jalan-jalan sekitar Tol Soroja.

“Saya sudah bikin surat ke Dinas PU Bina Marga agar memfasilitasi marka jalan. Nanti akan ada rambu petunjuk pendahulu jalan (RPPJ) di banyak titik, semuanya ada di lima titik,” pungkasnya.

Share This

Leave a Reply