Arsitek Gedung Kesenian Meninggal, Pemprov Akan Minta Solusi dari Ridwan Kamil

Oleh: Bayu Wicaksana

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Pemprov Jawa Barat akan meminta solusi kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terkait kelanjutan rencana pembangunan gedung kesenian bertaraf internasional di Cikutra, Kota Bandung.

Hal itu dilakukan karena sang arsitek, Zaha Hadid secara mengejutkan meninggal dunia pada Kamis (31/3). Arsitek kenamaan asal Inggris berusia 64 tahun ini tutup usia di Rumah Sakit Miami, Amerika Serikat.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengaku kaget atas kepergian Hadid karena mendadak tanpa didahului gejala sakit.

Oleh karena itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengenai realisasi desain gedung kesenian yang rencananya akan dibuat oleh mendiang Hadid itu.

Jika desain belum tuntas dibuat, maka pihaknya akan melakukan pergantian arsitek.

“Kalau desainnya belum jadi, maka kita akan cari yang lain, kan tidak mesti beliau (Zahid),” kata Deddy kepada jurnalbandung.com di Gedung Sate, Bandung, Jumat (1/4).

Menurutnya, pihak Hadid memang belum menunjukan hasil desain gedung kesenian yang dibuat. Mereka baru memperlihatkan contoh bangunan yang telah berhasil dirancang di sejumlah negara.

Lebih lanjut Deddy mengatakan, awalnya Hadid dipilih sebagai  arsitek Gedung Kesenian karena memiliki prestasi yang mentereng.

“Pertemuan terakhir dengan stafnya pada dua bulan lalu di balai kota, tapi mereka baru memperlihatkan contoh-contohnya saja,” katanya.

Deddy mengatakan, seharusnya desain sudah selesai dibuat pada Februari karena Maret direncanakan akan dilakukan lelang.

Oleh karena itu, pergantian terpaksa dilakukan agar pembanggunannya tidak kembali molor.

Pemprov sendiri ingin memberikan masukan pada desain gedung kesenian itu, terkait tema maupun motif yang disesuiakan dengan kultur Jabar.

“Kita akan segera koordinasi dengan Kang Emil, bagaimana solusinya,” ucap Deddy.

Share This

Leave a Reply