Antisipasi Banjir, Pemkot Bandung Bangun Gorong-gorong Dengan Sistem Jackging

gorong gorong jackging
Foto net

Oleh: Redaksi

Jurnal Bandung – Pemkot Bandung menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Upaya tersebut di antaranya, pembangunan rumah pompa dan pembuatan saluran gorong-gorong dengan sistem jacking.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan, pihaknya kini tengah melelang proyek pembangunan rumah pompa di beberapa lokasi.

“Rumah pompa rencananya sih 5 yang kami lelangkan tahun ini. Tapi karena yang dua masih ada masalah, jadi kami lelangkan 3 dulu,” ujar Iskandar kepada Jurnal Bandung, Kamis (10/9).

Program penanganan banjir lainnya, lanjut Iskandar, adalah pembangunan gorong-gorong dengan sistem jacking, seperti yang akan dibangun di Jalan Pagarsih, Jalan Cikutra, dan Jalan Ir H Djuanda.

“Terus di Jalan Dr Djundjunan juga ada program jacking. Meski pada tahun lalu sudah cukup berkurang (banjirnya), tapi tahun ini kita sempurnakan,” katanya.

Dia menjelaskan, jacking adalah teknik membuat terowongan/gorong-gorong raksasa di bawah permukaan tanah yang diperkuat box beton di dalamnya. Jadi, aktivitas di atas permukaan tanah tidak akan terganggu karena semua dilakukan di bawah permukaan tanah.

“Lokasi-lokasi tadi (dipilih) karena kerap menjadi lokasi banjir saat hujan besar melanda Kota Bandung,” jelasnya.

Kedua program tersebut, kata dia, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi banjir di Kota Bandung. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp20 miliar.

Dia mengakui, upaya tersebut memang belum sepenuhnya bisa menyelesaikan persoalan banjir di Kota Bandung. Namun, dia berharap, dengan sejumlah upaya yang akan dan tengah dilakukan, banjir yang terjadi tidak separah tahun-tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan (banjirnya) berkurang, terutama di daerah-daerah yang selalu menjadi sorotan, seperti di Gedebage,” tandasnya.

Share This

Leave a Reply