Aher Dorong Warga Sunda di Batam Kembangkan Budidaya Lele

Oleh: Redaksi

Jurnalbandung.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendorong warga Sunda di Batam, Provinsi Kepulauan Riau membudidayakan lele.

Dorongan tersebut didasari kegemaran masyarakat Batam yang sangat gemar mengonsumsi lele. Menurut Aher, sapaan akrab Heryawan, konsumsi ikan air tawar ini sangat tinggi, sehingga harus impor dari negeri tetangga, Malaysia yang harganya jauh lebih murah.

Sementara karena alasan mahalnya biaya pengiriman, ikan lele dari Pulau Jawa tersisihkan karena harganya yang lebih tinggi.

Menurut Aher, hal ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat Sunda yang ada di Kota Batam dan Kepri. Pasalnya, selama ini, Jabar dikenal sebagai provinsi paling unggul dalam budidaya ikan air tawar.

“Saya dengar di Batam itu ikan lele dan nila impor dari Malaysia, padahal Jawa Barat paling juara membudidaya lele dan nila. Ke depan, Forum Sunda Ngumbara Kepri harus jadi pelopor mendorong orang Jawa Barat yang ada di Kepri untuk menjadi produsen ikan-ikan tadi,” tutur Aher dalam sambutan di acara pelantikan Formas Sunda Ngumbara Provinsi Kepri, Minggu (26/2) malam.

Aher pun menyatakan, Pemprov Jabar berkomitmen membantu budidaya ikan ini, seperti pelatihan hingga bantuan benih.

Hal ini pun disambut baik warga Jabar yang hadir pada acara pelantikan Formas Sunda Ngumbara Kepri.

“Selama ini ikan lele itu diimpor kekurangannya dari Malaysia karena harganya lebih murah. Dari Malaysia itu sampai di Batam bisa Rp11.000/kg. Kalau dari kita, petani lokal itu baru bisa untung kalau dijual Rp20.000/kg,” papar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Jabar Jafar Ismail yang turut serta dalam acara pelantikan Formas Sunda Ngumbara Kepri tersebut.

“Pertama, memang di sini (Batam) belum terambil. Yang kedua, lelenya itu dipasok dari Pulau Jawa karena terlalu jauh tranportasinya,” tambah Jafar.

Jafar menyatakan, pihaknya siap membantu mengembangkan budidaya lele dan nila di Batam. Bentuk bantuannya bisa berupa tawaran untuk belajar budidaya di Jabar atau pihak Diskanla Jabar mendatangkan tenaga untuk pelatihan budidaya lele dan nila. Bibit lele pun, kata Jafar, akan dikirim jenis unggul, seperti lele mutiara dan sangkuriang.

Leave a Reply