Soal Mobdin Toyota Fortuner, Mendagri: Lihat Dulu Sejauh Mana Pentingnya Bagi Anggota Dewan Jabar

Oleh: Dadan Burhan AA

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akan menilai seberapa pentingnya pengajuan pengadaan mobil dinas (mobdin)Toyota Fortuner bagi anggota DPRD Jawa Barat.

Hal itu dikatakan Tjahyo saat disinggung soal mobdin Toyota Fortuner yang hingga kini jadi polemik.

Menurut dia, pengajuan itu pun harus dilihat pula dari sisi anggarannya. Apakah anggarannya tersedia atau tidak, termasuk apakah pengajuan mobdin itu menyalahi aturan atau tidak.

“Saya minta kepada gubernur mobil yang lama bagaimana? Yang lama bisa dipakai atau tidak?” ujar Tjahjo kepada jurnalbandung.com seusai memberikan materi kuliah umum yang mengangkat tema “Komunikasi Politik Dalam Pemerintahan” di Bale Sawala, Kampus Unpad, Jatinangor, Rabu (13/4).

Pasalnya, lanjut Tjahyo, tidak semua anggota dewan di daerah memiliki mobdin. Anggota dewan yang memiliki mobdin hanya anggota dewan DKI Jakarta.

“Di daerah lain pimpinannya saja yang memiliki mobil dinas, misalnya pimpinan fraksi, pimpinan komisi. Kalau anggota biasanya ada uang transport. Di Jabar uang transport diganti menjadi mobil,” terang Tjahjo.

Bahkan, Tjahjo menyebutkan, sesuai arahan Presiden Jokowi yang menginginkan efisiensi anggaran, sebaiknya anggaran yang tersedia dimanfaatkan untuk kepentingan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kemendagri pun sama, tahun ini ada pengadaan 16 mobil, tapi kami stop dan kami batalkan, harus dari atas dulu yang memberi contoh,” ujarnya.

Share This

Leave a Reply